Belakangan ini memang ada istilah-istilah asing disekitar kita tentang Energi Terbarukan. Well, mungkin jika kau adalah orang scienties yang selalu menempelkan kakimu di dunia ilmiah, istilah itu akan terdengar seperti kalimat "Hey! What's up?". Tapi untuk kaum awam? Don't ask. Hate to explain it.
Just check this out, guys. It's all I know about "Energi Terbarukan".
-
Apa itu
Energi Terbarukan?
Secara sederhana, energi terbarukan didefinisikan
sebagai energi yang dapat diperoleh ulang (terbarukan) seperti sinar matahari
dan angin. Energi terbarukan tidak akan habis meskipun digunakan oleh kita
berkali-kali.
-
Dari mana
sumbernya?
Sumber energi terbarukan adalah sumber energi
ramah lingkungan yang tidak mencemari lingkungan dan tidak memberikan kontribusi
terhadap perubahan iklim dan pemanasan global seperti pada sumber-sumber
tradisional lain. Ini adalah alasan utama mengapa energi terbarukan
sangat terkait dengan masalah lingkungan dan ekologi di mata banyak orang.
-
Definisinya...
Banyak orang biasanya menunjuk energi terbarukan
sebagai antitesis untuk bahan bakar fosil. Bahan bakar fosil memiliki tradisi
penggunaan yang panjang, sementara sektor energi terbarukan baru saja mulai
berkembang dan ini adalah alasan utama mengapa energi terbarukan masih sulit bersaing
dengan bahan bakar fosil.
Energi terbarukan masih perlu meningkatkan daya
saing, karena sumber energi yang terbarukan masih membutuhkan subsidi untuk
tetap kompetitif dengan bahan bakar fosil dalam hal biaya (meskipun harus juga
disebutkan bahwa perkembangan teknologi pada energi terbarukan terus menurunkan
harganya dan hanya masalah Waktu energi terbarukan akan memiliki harga yang
kompetiti tanpa subsidi dibandingkan bahan bakar tradisional.)
Selain dalam hal biaya, energi terbarukan juga
perlu meningkatkan efisiensinya. Sebagai contoh, panel surya rata-rata memiliki
efisiensi sekitar 15% yang berarti banyak energi akan terbuang dan ditransfer
menjadi panas, bukan menjadi bentuk lain energi yang bermanfaat untuk
digunakan. Namun, ada banyak penelitian yang sedang berlangsung dengan tujuan
untuk meningkatkan efisiensi teknologi energi terbarukan, beberapa darinya
benar-benar menjanjikan, meskipun kita belum melihat solusi energi terbarukan
yang sangat efisien dan bernilai komersial tinggi.
Sektor energi terbarukan bisa memutuskan untuk "wait and see" karena bahan
bakar fosil pada akhirnya akan habis dan energi terbarukan kemudian akan
menjadi alternatif terbaik guna memuaskan rasa dahaga dunia akan energi. Tapi
ini akan menjadi strategi yang buruk karena dua alasan: keamanan energi dan
perubahan iklim.
Sebelum bahan bakar fosil habis, sektor energi
terbarukan harus dikembangkan untuk cukup menggantikan batubara, minyak bumi,
dan gas alam dan ini hanya dapat dilakukan jika kemajuan teknologi energi terbarukan
berlanjut di tahun-tahun mendatang. Kegagalan pengembangkan teknologi energi
terbarukan akan membahayakan keamanan energi masa depan kita, dan ini harus
dihindari oleh dunia.
Energi terbarukan sering dianggap sebagai cara
terbaik untuk mengatasi pemanasan global dan perubahan iklim. Energi terbarukan
akan mengurangi penggunakan bahan bakar fosil yang terus kita bakar, mengurangi
pembakaran bahan bakar fosil berarti juga mengurangi emisi karbon dioksida dan
memberikan dampak perubahan iklim yang lebih rendah.
Sebenarnya ada banyak alasan untuk memilih energi
terbarukan dibandingkan bahan bakar fosil, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa
energi terbarukan masih belum siap untuk sepenuhnya menggantikan bahan bakar
fosil. Di tahun-tahun mendatang hal itu pasti terjadi, tetapi tidak untuk
sekarang. Hal yang paling penting untuk dilakukan sekarang adalah mengembangkan
teknologi yang berbeda bagi energi terbarukan guna memastikan bahwa saat
datangnya hari dimana bahan bakar fosil habis, dunia tidak perlu khawatir dan
energi terbarukan sudah siap untuk menggantikannya.
Is that enough? Masih banyak lagi artikel yang ingin author terbitkan. Maybe next time...
See yaa, brothaa... sistaa...