Untitled | Who's cared?
Bisakah kau percaya, bung? Dia memutuskanku!
"*his name, sorry sensor* mengirimimu permintaan untuk berpisah"
Itulah kalimat yang aku temukan saat aku login di game online kesayanganku. Dapatkah kau percaya? Malam minggu aku menemukannya, dalam satu kali main aku langsung jatuh cinta kepadanya. Dalam satu ronde itu pula dia langsung mengirimiku "couple proposal". Dan (tidak seperti biasanya) dalam satu kali main itu pula aku MENERIMANYA! Dapatkah kau percaya kalau aku mendapati kenyataan bahwa dia memutuskanku pada Minggu malam? Brengsek! Dia bahkan masih membalas pesan singkatku saat malam itu.
Why always mee? Disaat aku didekati oleh seorang pria, hanya ada dua kemungkinan: aku ilfeel dan menjauh, atau aku nyaman dan aku bertahan. Well, aku rasa itu terjadi pada semua wanita bukan?
Tapi kenapa disaat aku telah menemukannya aku justru kehilangan diaaaa? Oh God, ini tidak adil :(
Aku sendiri tetap membalas mention milik Mantan dari Masa Laluku. Entah mengapa, aku terus bertahan agar tidak mencari masalah dengan dia. Toh tidak ada salahnya kan? Dia baik, emmm maksudku didepanku dia baik. Dan yang aku ketahui dia memang baik. Lebih baik dariku, maksudku :')
Baru saja Kenny dan Linsey pulang dari rumahku, jemputan mereka masing-masing sudah datang dan mereka pulang.
Kenny bercerita kepadaku, ada seseorang yang menanyakan tentangku. Dan setelah aku desak habis-habisan (agak memaksa, sebenarnya) dia mau bercerita.
"Crazyfrog menanyakanmu tadi."
Aku hanya mengangkat alis.
"Terserah jika tidak mau percaya, aku kan hanya bercerita."
"Hey hey! Jangan marah, Keeen! Okay, ceritakan."
Dan dia bercerita.
"...dia berteriak sangat keras, dan kau tahu? Itu cukup keras sampai semua orang di sekitar sana akhirnya menoleh ke arah kami! Lalu dia menanyakan 'memang sejak kapan?' Dan aku mengatakan 'sangat lama, bray. Memang kau tidak tahu?' 'Tidak. Dia tidak memberitahuku.' Lalu aku mengatakan 'Kau tidak pernah bertanya bagaimana keadaannya, mana mungkin dia tiba-tiba mengirimimu pesan singkat 'operasi'?' Dan dia hanya diam lalu pergi sambil mengatakan 'oke, thanks infonya.' Aku hanya mengatakan 'oke' dan aku pergi."
Aku hanya diam. Hah. Hanya begitu? Padahal di dalam hati aku berharap lebih.
Justru jika dia telah mengetahui keadaanku sekarang, kenapa dia masih diam?!! Harusnya jika dia peduli denganku (read: masih peduli) dia paling tidak mengirimiku pesan untuk menanyakan kabarku atau basa-basi lainnya bukan?
Aku tidak berharap banyak. Aku hanya berharap dia seperti dulu lagi. Tapi sepertinya itu hanya harapan kosong...