Background

Background

Silahkan klik beberapa gambar di bawah ini

  • image1
  • image2
  • image3
  • image4
  • image2
  • image1
  • image4
  • image3
Justin:
Hey babe it's me,

I just wanted to call to tell you that
I love you so so so so much,
Just wanted to let you know that you are my princess,
You are worthy of all of the love in the world,
You are the love of my life.

Nows all we got and time can't be bought.
I know it inside my heart forever will forever be ours.
Even if we try to forget, love will remember.

You said you love me, I said I loved you back
What happened to that? What happened to that?
All your promises, and all them plans we had,
What happened to that? What happened to that?

Boom gone, yeah we move on..
Even if we try to forget..

CHORUS:
Love will remember you, love will remember me
I know it inside of my heart,
Forever will forever be ours, even if we try to forget,
Love will remember, love will remember
Love will remember, love will remember, love will remember

The trips we dreamed of taking the tacks left on the map,
What happened to that? What happened to that?
When all you had was nothing, and all we did was laugh
What happened to that?
What happened, what happened to that?

Boom gone, yeah we move on..
Even if we try to forget..

CHORUS:
Love will remember you, love will remember me
I know it inside of my heart,
Forever will forever be ours, even if we try to forget,
Love will remember, love will remember
Love will remember, love will remember, love will remember

Break down the walls let heaven in,
Somewhere and forever we'll dance again,
We used to be inseparable,
I used to think that I was irreplaceable
We lit the whole world up,
Before we blew it up,
I still just don't know,
How we screwed it up

Forever, forever, foreverrrrrr
Love will remember you, love will remember me
I know it inside of my heart,
Forever will forever be ours, even if we try to forget,
Love will remember, love will remember
Love will remember, love will remember, love will remember



Penyesalan memang selalu datang terlambat. Mungkin dia tidak memiliki jam atau penunjuk waktu lainnya atau yang semacamnya. Mungkin juga dia dari luar negeri yang pembagian waktunya berbeda dengan tempat barunya, sehingga penunjuk waktunya berbeda. Mungkin juga dia tidak pernah dikenalkan dengan sesuatu yang disebut dengan disiplin oleh orangtuanya.

Aku hanya mengandai-andai saja. Andai saja penyesalan datang tepat waktu, atau jika bisa 5 atau 10 menit saja sebelum 'acara' dimulai, semua tidak akan seperti ini.

Aku mungkin masih bahagia bersama dia. Bahkan menjadi orang paling bahagia di dunia ini. Jatuh cinta dengan sahabatku sendiri..

Sekarang aku sadari bahwa semua telah berbeda. Dengan dia yang mulai berpaling karena kesalahan besar yang telah aku lakukan. Tidak adakah kesempatan? Tidak. Tidak adakah cara untuk memperbaiki semua ini menjadi seperti dulu? Tidak. Tidak adakah perbuatanku yang dapat menawan hatimu lagi? Menyembuhkan luka yang telah aku goreskan disana dengan segala cara. Tidak adakah? Tidak.
Tidak adakah orang yang pintar dengan IQ 180 yang dapat membuat mesin waktu? Aku akan melakukan apapun untuk itu.

Seandainya waktu dapat diputar, aku tidak akan menyia-nyiakan dia seperti dulu. Menggantungnya dengan harapan palsu hingga akhirnya tali gantung itu retas dan putus, membuat dia dapat kembali bebas. Menjerat dia dengan segala perhatian yang aku berikan. Hingga akhirnya dia menyadari bahwa perhatian itu bukan hanya untuknya sorang, tapi kepada orang lain (yang bagiku saat itu adalah orang yang lebih berharga darinya).

Well, everything has changed, is that right? Semua telah berubah seiring berjalannya waktu. Yang sangat aku sayangkan adalah, aku baru menyadari dia tidak akan sebodoh itu untuk terus dan terus bertahan demi aku. Memang siapa aku? Seorang putri yang sangat menawan yang baik hati dan pantas untuk dipertahankan? Once again, that's not.

Bisakah aku hidup tanpa adanya penyesalan, Tuhan? Ini menyakitkan. Ditambah lagi sekarang aku sedang menjalin status hubungan baru dengan seorang pria yang dia kenal. Itu membuat aku jadi serba salah dihadapannya. Dan aku tidak akan menyalahkan dia jika dia tidak percaya saat aku mengatakan bahwa aku mencintainya.

Kapan aku bisa lepas dari ini semua? Aku lelah.

Pernah suatu hari aku menemukan seseorang yang benar-benar bisa membuatku melupakan dia barang sejenak. Tapi dihari berikutnya aku kembali menemukan dia di otakku. Hari-hari yang aku lalui sambil berusaha melupakanmu dan berpaling kepada laki-laki lain ini membuatku GILA! Belum pernah aku merasakan yang namanya berharap terlalu besar dan akhirnya aku ditinggalkan begitu saja. Aku kehilangan dia. Dan aku juga kehilangan engkau. Absurd.

Dan pikiranku kembali terisi tentangmu. Segala hal indah yang pernah kita lalui bersama. Segala hal manis dan pahit yang telah mengisi hari-hariku bersamamu. Hari-hari kita. Terkadang aku terbangun di tengah malam dan memori tentangmu menyerangku tanpa ampun. Tapi entah kenapa aku tidak bisa menangis. Padahal sebelum ini aku selalu menjadi anak perempuan (dalam artian aku benar-benar menjadi anak perempuan yang labil dan selalu menangis setiap emosiku bergejolak). Tapi ketika aku merasakan emosi tentangmu menendang-nendang dalam dadaku, aku hanya bisa termenung dan menyesali penyesalan ini.

Hingga akhirnya aku kembali bertemu dengan seseorang. Orang yang sempat membuatku sedikit melupakanmu. Aku menerimanya, membiarkan dia membuatku berpikir bahwa aku dapat melupakan segala masa lalu dan memulai lembaran baru bersamanya. Tapi tanpa aku dan dia sadari, aku tidak pernah bisa membalikkan halaman baru dalam bukuku. Halaman yang terbuka sekarang terlalu bagus. Dan terlalu sulit untuk ditinggalkan begitu saja.
Aku meninggalkan dia. Karena aku tahu dia bukan orang yang aku pilih untuk melupakanmu. Hanya ada satu orang yang benar-benar bisa membuatku melupakanmu. Dan dia telah pergi, jauh. Tanpa menyadari aku menyesal karena kami telah mengenal jauh lebih dalam satu sama lain dari pada harapan kami berdua sendiri.

Ah sial, hidup dalam penyesalan memang benar-benar rumit, kau tahu? Bangun dan langsung teringatkan tentang masa lalu. Saat kau melihat namanya, otakmu langsung berkontraksi dan mengejang. Ketika kau men-stalk profilnya dalam jejarin sosial, hatimu serasa diremas menyadari sudah tidak ada lagi postingan yang ditujukan untukmu, seperti dulu..

Well, yang aku tahu pasti sekarang adalah. Aku bertahan. Just holding, onto nothing..
Belakangan ini memang ada istilah-istilah asing disekitar kita tentang Energi Terbarukan. Well, mungkin jika kau adalah orang scienties yang selalu menempelkan kakimu di dunia ilmiah, istilah itu akan terdengar seperti kalimat "Hey! What's up?". Tapi untuk kaum awam? Don't ask. Hate to explain it.

Just check this out, guys. It's all I know about "Energi Terbarukan".


-          Apa itu Energi Terbarukan?
Secara sederhana, energi terbarukan didefinisikan sebagai energi yang dapat diperoleh ulang (terbarukan) seperti sinar matahari dan angin. Energi terbarukan tidak akan habis meskipun digunakan oleh kita berkali-kali.

-          Dari mana sumbernya?
Sumber energi terbarukan adalah sumber energi ramah lingkungan yang tidak mencemari lingkungan dan tidak memberikan kontribusi terhadap perubahan iklim dan pemanasan global seperti pada sumber-sumber tradisional  lain. Ini adalah alasan utama mengapa energi terbarukan sangat terkait dengan masalah lingkungan dan ekologi di mata banyak orang.

-          Definisinya...
Banyak orang biasanya menunjuk energi terbarukan sebagai antitesis untuk bahan bakar fosil. Bahan bakar fosil memiliki tradisi penggunaan yang panjang, sementara sektor energi terbarukan baru saja mulai berkembang dan ini adalah alasan utama mengapa energi terbarukan masih sulit bersaing dengan bahan bakar fosil.
Energi terbarukan masih perlu meningkatkan daya saing, karena sumber energi yang terbarukan masih membutuhkan subsidi untuk tetap kompetitif dengan bahan bakar fosil dalam hal biaya (meskipun harus juga disebutkan bahwa perkembangan teknologi pada energi terbarukan terus menurunkan harganya dan hanya masalah Waktu energi terbarukan akan memiliki harga yang kompetiti tanpa subsidi dibandingkan bahan bakar tradisional.)
Selain dalam hal biaya, energi terbarukan juga perlu meningkatkan efisiensinya. Sebagai contoh, panel surya rata-rata memiliki efisiensi sekitar 15% yang berarti banyak energi akan terbuang dan ditransfer menjadi panas, bukan menjadi bentuk lain energi yang bermanfaat untuk digunakan. Namun, ada banyak penelitian yang sedang berlangsung dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi teknologi energi terbarukan, beberapa darinya benar-benar menjanjikan, meskipun kita belum melihat solusi energi terbarukan yang sangat efisien dan bernilai komersial tinggi.
Sektor energi terbarukan bisa memutuskan untuk "wait and see" karena bahan bakar fosil pada akhirnya akan habis dan energi terbarukan kemudian akan menjadi alternatif terbaik guna memuaskan rasa dahaga dunia akan energi. Tapi ini akan menjadi strategi yang buruk karena dua alasan: keamanan energi dan perubahan iklim.
Sebelum bahan bakar fosil habis, sektor energi terbarukan harus dikembangkan untuk cukup menggantikan batubara, minyak bumi, dan gas alam dan ini hanya dapat dilakukan jika kemajuan teknologi energi terbarukan berlanjut di tahun-tahun mendatang. Kegagalan pengembangkan teknologi energi terbarukan akan membahayakan keamanan energi masa depan kita, dan ini harus dihindari oleh dunia.
Energi terbarukan sering dianggap sebagai cara terbaik untuk mengatasi pemanasan global dan perubahan iklim. Energi terbarukan akan mengurangi penggunakan bahan bakar fosil yang terus kita bakar, mengurangi pembakaran bahan bakar fosil berarti juga mengurangi emisi karbon dioksida dan memberikan dampak perubahan iklim yang lebih rendah.
Sebenarnya ada banyak alasan untuk memilih energi terbarukan dibandingkan bahan bakar fosil, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa energi terbarukan masih belum siap untuk sepenuhnya menggantikan bahan bakar fosil. Di tahun-tahun mendatang hal itu pasti terjadi, tetapi tidak untuk sekarang. Hal yang paling penting untuk dilakukan sekarang adalah mengembangkan teknologi yang berbeda bagi energi terbarukan guna memastikan bahwa saat datangnya hari dimana bahan bakar fosil habis, dunia tidak perlu khawatir dan energi terbarukan sudah siap untuk menggantikannya.


Is that enough? Masih banyak lagi artikel yang ingin author terbitkan. Maybe next time...
See yaa, brothaa... sistaa...
Eccedentesiast, orang yang menyembunyikan segala rasa sakit dalam dirinya dengan senyuman.
Is that like me?
Aku selalu tersenyum, atau dapat dikatakan aku hampir selalu tertawa.
Tapi dibalik itu semua aku menyimpan bom waktu dalam diriku.
Yeah, jangan heran. Asertif bukanlah bagian dari diriku.
Memangnya sebesar apa sih masalahmu? Kau seperti anak kecil saja, semua orang punya masalah kan?
Semua orang pasti berpikir seperti itu ketika orang tahu aku mengeluh tentang apa yang sedang aku hadapi.
Tapi apa kalian pernah menghadapi berbagai masalah yang dicampur aduk menjadi satu dan ditumpahkan diatasmu lalu kau ditinggal untuk membersihkan semua masalah itu sendirian?
Bagaimana kalau semua masalahmu itu membuatmu tertekan? Bagaimana kalau semua itu tidak bisa kau atasi sendirian tapi kau terpaksa menanggungnya sendiri hanya karena kau takut membuat orang-orang disekitarmu khawatir?
Bagaimana kalau bahkan orang-orang yang kau khawatirkan justru ternyata tidak pernah sekalipun mempedulikanmu?
Entah aku harus bagaimana. Rasanya aku ingin berlari ke psikiater sekarang juga (sekarang sudah pukul 10.00 p.m).
Rasanya aku ingin berada di pinggir pantai atau di atas bukit lalu berteriak dan meluapkan semuanya keluar dari diriku.
Aku benci keadaan ini! Apakah kalian sadar itu? Tidak! Kalian tidak akan sadar dan kalian tidak akan pernah mengerti!
Aku tidak bisa menghadapi ini, Tuhan..
Bahkan rasanya jauh lebih baik kalau aku mati.
Setiap kali emosi ini hampir meluap, aku selalu menghentikannya dan kembali menutupnya rapat-rapat.
Pemikiran "hanya masalah kecil, kau akan terlihat seperti anak-anak kalau terus mengeluh. Sangat tidak penting" terus menggelayutiku. Membuatku tidak bisa bebas untuk menikmati hidup.
Membuatku semakin tertekan dan tertekan.
Aku bisa gila kalau begini caranyaaa!
Bagaimana dengan temanmu? Kau kan punya teman?
Hah, teman yah? Persetan dengan mereka.
Mereka selalu mengatakan "Bagaimana aku tahu kau sedang tidak baik-baik saja jika kau tidak pernah menceritakan masalahmu?"  Fuck for you, dear.
Sahabat bukanlah orang yang menanyakan "Are you alright?" Ketika kau terlihat memiliki masalah. Tapi sahabat adalah orang yang menanyakan "Are you alright?" Ketika kau sedang memiliki masalah.
Tidak ada yang peduli.
Ibuku? Hah. Bahkan diapun menyalahkanku dan terus menerus memberikan tekanan padaku!
Dia mengatakan pada semua orang bahwa anak boleh memberikan pendapat. Menurutnya apa yang dia lakukan?! Menjadi ibu yang telah menjalankan kalimat itu? Suck!
Aku sudah lelah untuk menangis. Percuma. Semakin membuatku merasa lemah.
Disaat. Aku berada pada puncak emosi, tendangan dari masalalu membuatku semakin terpelanting.
Ternyata memang hanya dia yang mengerti semua tentangku. Dan kini dia telah menghilang. Dia telah tiada.
RIP to all people who's said will be here next to me then leave me alone in the darkness. All of you are DEAD to me!
If you have me, why you search somebody else?
If you need me, why you go away from me?
If love me, why you turn my heart?
You make the ending, from a story that I call love of my life
Aku mengatakannya! Aku tidak percaya aku mengatakannya!
Bisakah kalian percaya itu? Aku mengatakan apa yang sudah aku pendam selama hampir 2 tahun ini! Dan aku harus mengakui bahwa rasanya... seperti tidak nyata.
Like walking into a dream
So unreal what you've seen, so unsure but it seems
Seperti tidak terjadi apapun.
Biasanya perasaanku akan langsung hilang ketika aku mengatakan hal seperti ini kepada orang yang aku suka, tapi kenapa... ini berbeda?
Andaikan ku dapat mengungkapkan perasaanku
Hingga membuat kau percaya
Akan kuberikan seutuhnya perasaanku
Rasa cinta yang tulus dari dasar lubuk hatiku..
Tapi aku tetaplah aku..
Aku hanya bisa mengatakan apa yang perlu aku katakan, bukan apa yang harus aku katakan.
Aku perlu meluapkan segalanya yang selama ini selalu mengganjal di dadaku.
Tapi seharusnya aku juga mengatakan segalanya dari awal hingga akhir, bukan hanya mengatakan aku menyukainya. Sejak kapan perasaan ini timbul, bagaimana perasaanku ketika dia mendapatkan sosok wanita yang baru diawal semester di tahun kedua kami, bagaimana hancurnya aku ketika dia menjauh, bagaimana hancurnya aku tanpa dia...
Aku tidak menyukainya. Ini sudah bukan sekedar suka!
Aku menyayanginya. Oh ya?
Dan akhirnya, aku memberanikan diri bertanya tentang masa lalu kami berdua.
Dan dia tiba-tiba tidak menjawab pesanku, dafuqq.
Padahal jawaban itulah yang aku tunggu.
Jawaban.. dari pertanyaan tentang masa laluku. Masa lalu kami.
"Dulu banyak yang mengatakan padaku kalau kau pernah memiliki rasa kepadaku. Karena tidak mungkin jika sahabat bisa sampai sedekat itu. Aku sebenarnya tidak percaya, tapi lama kelamaan aku juga penasaran. Apa itu benar?" Dan dia tidak menjawab pertanyaan itu sampai detik ini.
Tapi didalam hatiku, di dasar. Ada yang berbisik memohon, agar setiap ponselku berbunyi, agar setiap jantungku berhenti berdetak untuk sepersekian detik karena bunyi itu, agar saat aku membuka kunci ponselku, namamu tidak terpampang disana.
Yeah, aku takut mengetahui jawaban itu.
Aku takut menghadapi kenyataan bahwa cintaku selama 2 tahun ini hanyalah cinta yang bertepuk sebelah tangan.
Aku payah ya, crazyfrog?
Maafkan aku, telah mengganggumu dan Echa. Semoga kalian berdua bahagia, long last ya! :')
Mungkin di depan semua orang aku bisa tersenyum dan tertawa. Aku masih bisa berwibawa dan tegas. Seluruh pekerjaanku bahkan mungkin akan semakin sempurna karena aku sengaja mencurahkan segala perhatianku kesana.
Tapi saat aku sendiri, mungkin berkaleng-kaleng bir bisa aku habiskan...
"Ini cuman perasaanku, apa kamu yang beneran berubah? Kayaknya yang kedua :')"
Yeah, sepertinya yang kedua. Kau berubah. Ini bukan kau yang dulu, crazyfrog. Ini orang asing yang hanya kebetulan saja selalu ada dalam anganku dan pikiranku. Ini bukan kau.
Apa yang membuat ini semua beralih seperti ke dunia lain?
Di tengah malam terkadang aku tiba-tiba terbangun dan seluruh sarafku mengejang menyadari kenyataan bahwa sudah tidak ada lagi pesan singkatmu seperti dulu.
Sudah tidak ada lagi orang yang selalu ada disaat aku membutuhkan pundak untuk bersandar.
Sudah tidak ada lagi crazyfrog yang dulu selalu ada untukku.
Dia hilang, mungkin dimakan alien atau yang semacamnya. Atau mungkin diculik oleh bajak laut dan digantikan oleh boneka yang mirip dengannya.
Ini gila. Keadaan ini membuatku gila dan tidak bisa menerima ini dengan mudah. Ini mempersulit keadaanku. Mempersulit segala masalah yang aku hadapi. Parah.
Mana bisa aku terus seperti ini? Sepersekian persen dari otak sehatku memerintahkan aku untuk mengambil langkah pasti. Menjauh.
Tapi hatiku menolak mentah-mentah.
"Kau tidak bisa memungkiri kalau perasaanmu telah padam, kan?" Hatiku berbisik memojokkan. "Tapi kau tetap membutuhkan dia, dia orang yang paling bisa membuatmu nyaman sejak dulu." Ya, itu benar.
Entah mana yang benar, aku takut mengatakan kebenaran. Karena aku telah belajar dari masa lalu bahwa kebenaran itu menyakitkan, kau tahu?
Sometimes it's better to be clueless about what's happening around you, than to know every bit of information that would silently kill you.
Bahkan aku tidak tahu bagaimana perasaanku sekarang, aku ingin menghindarinya, tapi aku ingin keadaan kami seperti dulu, dua sahabat yang saling menyayangi satu sama lain tanpa mengutarakan apa yang harus diutarakan.
Aku ingin pergi darinya, membuang dia jauh-jauh dari hidupku. Tapi aku juga ingin kejelasan dari ini semua, kenapa dia seperti ini sekarang.
Ini membuatku gilaaaa!
Hanya Tuhan yang tahu aku. Harus bagaimana. Dan aku tetaplah menjadi aku, orang yang selalu membiarkan segala hal dan masalah mengalir apa adanya sampai masalah itu sendiri bosan dan pergi meninggalkanku.
Just look around and be brave, brotha..